A. Pengertian Kesehatan
Sehat itu adalah keadaan yang sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan seseorang hidup produktif. Ini membawa kita pada pengertian bahwa kesehatan itu tidak sekedar fisik belaka. Tapi juga pola hidup, cara interaksi sosial, prilaku, pola makan dan seterusnya yang mestinya ditujukan bagi peningkatan derajat kesehatan, bukan sebaliknya.
Menurut UU RI no. 23/ 1992, kesehatan adalah keadaan sejahtera badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.Pengertian lain dari sehat
· Secara fisik : keadaan tubuh secara klinis tidak sakit.
· Secara mental/ jiwa : terasa sakit, namun fisik tidak sakit.
· Secara sosial : sehat terhadap lingkungan masyarakat luas
dan dapat berinteraksi dengan baik.
· Secara ekonomis : tubuh produktif untuk menghasilkan
penghasilan uang untuk kebutuhan hidup.
B. Faktor yang mempengaruhi kesehatan
1. Udara.
2. Air.
3. Makanan dan minuman.
4. Keseimbangan emosi.
5. Olahraga yang teratur.
6. Istirahat yang cukup.
C. Faktor Penentu Derajat Kesehatan
- Pengaruh lingkungan, contohnya : keluarga, masyarakat, politik, sosial, sanitasi, dan ketersediaan pangan.
- Perilaku (suatu kebiasaan/ kegiatan seseorang yang berlangsung secara continue), contohnya : hygiene pribadi dan pola makan.
- Pelayanan kesehatan, contoh : posyandu.
- Keturunan/ hereditas, contoh : thalasemia (kelainan sistem darah).
D. Sumber datangnya Toksin /Racun dalam tubuh
1. Pencemaran Udara, yang mengotori darah dan organ tubuh kita sebagai penyebab penyumbatan pembuluh darah (atherosclerosis) dan kerusakan ginjal.
2. Makanan Cepat Saji (fastfood), yang diolah dengan kimia sintesis untuk pewarna, aroma, pengawet, bumbu penyedap (monosodium glutamat = vetsin) sebagai pencetus zat karsinogen pemicu kanker.
3. Minuman yang mengandung kimia sintesis untuk pengawet, pewarna, perasa, gula bibit / aspartam dan gas karbon dioksida yang dapat merusak lambung, juga air minum berunsur logam seperti Fe, Al, Mn, Hg, kaporit yang dapat merusak ginjal.
4. Hasil Pertanian / Perkebunan yang pengolahannya menggunakan racun pembasmi hama dan pupuk non organik adalah penyebab inbalance hormone, kerusakan ginjal (cuci darah), sakit kuning (liver), dan pencetus zat karsinogen pemicu kanker.
5. Kebiasaan Buruk (bad habit), seperti merokok, kecanduan zat aditif, bergadang, tidak menjaga kebersihan, makan/ minum tidak teratur, terlalu berat berpikir/ bekerja.
6. Obat-obatan Kimia Sintesis merupakan penyebab timbulnya penyakit baru dan bila dikonsumsi secara berlebihan akan merusak organ-organ tubuh kita (side effect = efek negatif).
Dalam keadaan tertentu racun terus meningkat dalam tubuh kita dan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, sehingga kita harus mengeluarkannya dari dalam tubuh kita. Pembersihan racun dari dalam tubuh kita dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain :
- Activating
Yaitu mengaktifkan sel tubuh untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi dalam tubuh. Dengan meningkatkan pemasukan nutrisi kedalam sel tubuh dan sel darah, membantu regenerasi sel darah merah dan meningkatkan kadar oksigen dalam darah, menghambat proses oksidasi dan menstimulasi regenerasi sel organ tubuh untuk berkerja secara optimal dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit.
- Balancing
Yaitu mensuplai nutrisi yang seimbang ke dalam tubuh. Nutrisi yang dibutuhkan dalam tubuh dapat kita penuhi dengan pola makan yang baik yaitu 5 porsi sayur dan buah-buahan. Nutrisi yang seimbang sangat dibutuhkan sel tubuh untuk terus beraktifitas, seperti vitamin, mineral dan zat gizi lain yang dibutuhkan oleh tubuh kita untuk melancarkan, menyeimbangkan sistem hormonal serta keseimbangan asam basa dalam tubuh.
Yaitu mengeluarkan semua toksin/ racun yang berbahaya bagi tubuh, yang telah menumpuk di dalam tubuh selama bertahun-tahun.
- Defending
Yaitu meningkatkan sistem pertahanan tubuh dengan merangsang sel tubuh untuk membentuk antibodi dalam membantu mempertahankan tubuh dari bahaya radikal bebas dan serangan penyakit.
Ref:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar